Pemerintah Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu, akan mengirim sejumlah siswa dari daerah ini ke Inggris dan beberapa sekolah terkemuka di tanah air.
Saat ini sudah dikirimkan sebanyak 32 siswa dari 80 lulusan sekolah menengah atas (SMA), untuk diseleksi di Universitas Bengkulu untuk kemudian akan diambil sepuluh siswa terbaik, kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kaur, M Daud Abdullah, di Bintuhan, Kaur, Kamis.
"Sebanyak 32 siswa itu langsung saya antar ke Universitas Bengkulu dan diserahkan kepada Rektor Unib, Prof Dr Zainal Muktamar untuk diseleksi," kata dia.
Penyeleksian itu dilakukan di Unib, mengingat sebelumnya sudah ada kerja sama dengan Pemkab Kaur, khususnya untuk menyelesi siswa terbaik yang akan dikirim ke luar Bengkulu.
Saat ini sudah dikirimkan sebanyak 32 siswa dari 80 lulusan sekolah menengah atas (SMA), untuk diseleksi di Universitas Bengkulu untuk kemudian akan diambil sepuluh siswa terbaik, kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kaur, M Daud Abdullah, di Bintuhan, Kaur, Kamis.
"Sebanyak 32 siswa itu langsung saya antar ke Universitas Bengkulu dan diserahkan kepada Rektor Unib, Prof Dr Zainal Muktamar untuk diseleksi," kata dia.
Penyeleksian itu dilakukan di Unib, mengingat sebelumnya sudah ada kerja sama dengan Pemkab Kaur, khususnya untuk menyelesi siswa terbaik yang akan dikirim ke luar Bengkulu.
Dia mengemukakan, bila pihak Unib sudah menyeleksi siswa itu menjadi sepuluh orang, akan dibimbing lagi selama satu bulan untuk mematangkan kemampuan berbahasa Inggris mereka.
Sebanyak sepuluh orang siswa terbaik itu, dua orang akan dikirim untuk bersekolah di Inggris, sedangkan sisanya akan kuliah pada perguruan tinggi terkemuka di Indonesia, dan semuanya akan dibiayai pemerintah daerah setempat.
Pengiriman siswa berprestasi itu, untuk meningkatkan sumber daya manusia Kabupaten Kaur ke depan dan diharapkan menjadi pemimpin di negeri sendiri, ujar dia pula.
Humas Pemkab Kaur, Asnawi mengatakan, penyeleksian siswa tersebut dilakukan di lokasi peringatan HUT Kabupaten Kaur, yaitu di Desa Bukit Indah, dengan melibatkan tenaga pendidik dari Universitas Bengkulu.
Para siswa yang diseleksi itu, sebagian besar warga pedesaan yang kondisi orang tuanya tidak mampu atau petani dan nelayan yang penghidupannya kurang berhasil, kata dia pula.(Z005)
Sumber : http://bengkulu.antaranews.com/


8:25 AM
Unknown

0 comments:
Post a Comment